Kedudukan Perempuan Dalam Al-Qur’an : Model Penafsiran Amina Wadud
DOI:
https://doi.org/10.58561/jkpi.v4i1.172Keywords:
Perempuan, Al-Qur’an, Amina WadudAbstract
Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis bagaimana kedudukan perempuan dalam Al-Qur’an dengan menggunakan model penafsiran Amina Wadud. Perempuan selalu berada dalam posisi yang tidak mengenakan. Selalu dinomor duakan dan terbelakang dibanding laki-laki. Hal ini disebabkan karena budaya patriarki yang masih ada di sekitar masyarakat. Menganggap peran laki-laki yang paling berpengaruh besar dibandingkan perempuan. Penelitian ini menggunakan tipe penelitian kualitatif, yakni penelitian yang menampilkan datanya melalui penyusunan kalimat. Metodologi yang diterapkan adalah metode deskriptif, artinya sumber yang di dapat berasal dari kata-kata, gambar, dan informasi yang diperoleh dari buku, jurnal, juga karya ilmiah serupa. Dari sini menemukan hasil bahwa dalam al-Qur'an, baik pria maupun wanita diberi hak yang sama dalam berbagai hal, termasuk dalam masalah warisan dan peran sosial. Amina Wadud, sebagai tokoh feminis Muslim, berkontribusi dengan menafsirkan al-Qur'an dari perspektif perempuan, bertujuan untuk menegakkan keadilan gender dan menghilangkan diskriminasi terhadap wanita dalam masyarakat Islam.
References
Ahmad Warson Munawwir, al-Munawwir Kamus Arab Indonesia, (Surabaya: Pustaka Progresif, 1997), 1322.
Amaliatulwalidain, “Diskursus Gender: Tela’ah terhadap Pemikiran Amina Wadud”, Tamaddun, Vol. 15, No. 1 Januari-Juni 2015. h. 94-95.
Amina Wadud, Inside the Gender Jihad Women’s Reform in Islam, (Amerika: Oneworld Oxford, 2008). h. viii.
Amina Wadud”, Tabyin: Jurnal Pendidikan Islam, Vol. 1, No. 2 Desember 2019. h. 25.
Arsal, Busyro & Imran., M. (2020). Kepemimpinan Perempuan: Penerapan Metode Tafsir Hermeneutika. Jurnal Al-Quds, 4(2), 481-500.
Asghar Ali Engineer, The Rights of Women in Islam (London : C. Hurst & Co., 1992).
Diana Khotib, “Penafsiran Zaitunah Subhan dan Aminah Wadud tentang Kebebasan Perempuan”, Mushaf: Jurnal Tafsir Berwawasan Keindonesiaan, Vol. 1, No. 1 Desember 2020. h. 110.
Dony Arung Triantoro, “Pandangan Al-Qur’an tentang Perempuan: Kritik terhadap tuduhan Kaum Feminisme”, Cakrawala: Jurnal Studi Islam, Vol. 13, No. 1, 2018. h. 74-75.
Jannatul Wardiyah, “Al-Qur’an Bertutur tentang Perempuan Melacak Kedudukan Perempuan dalam Perspektif Al-Qur’an”, Jurnal Pendidikan Guru, Vol. 2, No. 1 Januari-Juni 2021. h. 79.
Janu Arbain, dkk, “Pemikiran Gender Menurut Para Ahli: Telaah atas Pemikiran Amina Wadud Muhsin, Asghar Ali Engineer, dan Mansour Fakih”, Sawwa, Vol. 11, No. 1 Oktober 2015. h. 77.
Muhammad Fahmi, “Nalar Pendidikan Feminis, 2019, h. 29.
Muhammad Syahrur, Al-Kitab wa al-Qur’an : Qira’ah Mu’ashirah (Damaskus : Al-Ahali li al-Thiba’ah wa alNashr wa al-Tawzi’, 1990).
Mutrofin. (2013). Kesetaraan Gender Dalam Pandangan Amina Wadud dan Riffat Hasan. Teosofi: Jurnal Tasawuf dan Pemikiran Islam, 3(1), 234-266.
N. Noorchasanah, “Hak Pendapatan Pekerja Perempuan dalam Al-Qur’an”, Khazanah Theologia, Vol. 2, No. 2, 2020. h. 111-112.
Nasaruddin Umar, Argumen Kesetaraan Gender Perspektif al-Qur’an, (Jakarta: Paramadina, 2001), 248.
Nasaruddin Umar, Argumen Kesetaraan Gender Perspektif al-Qur’an, (Jakarta: Penerbit Dian Rakyat, 2010), 161.
Nella Lucky, “Teologi Feminisme Perspektif Amina Wadud Integrasi Logika Normatifitas dan Historisitas”, al-Adalah, Vol. 16, No. 1 Mei 2013. h. 70-71.
Saed, A. (2016). Pengantar Studi Al-Qur‟an, Yogyakarta: Baitul Hikmah Press.
Tedi Supriyadi, “Perempuan dalam Timbangan Al-Quran dan Sunnah: Wacana Perempuan dalam Perspektif Pendidikan Islam”, Jurnal Sosioreligi, Vol. 16, No. 1 Maret 2018. h. 15.
Udin, A. D. (2016). Kritik Terhadap Konsep Keadilan Jender Dalam Penafsiran Amina Wadud. [Skripsi tidak diterbitkan]. UIN Syarif Hidayatullah Jakarta.
Wadud, A. (1999). Qur‟an and Woman: Rereading the Sacred Text from a Woman‟s Perspective. Oxford: University Press.
Wadud, A. (2006). Inside The Gender Jihad, Women‟s Reform in Islam, England: Oneworld Publication
Zaitunah Subhan, Al-Qur’an dan Perempuan; Menuju Kesetaraan Gender dalam Penafsiran, (Jakarta: Prenadamedia Group, 2015), 19.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2025 Nurhidayah Nurhidayah

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.








