Implementasi Kurikulum 2013 Dalam Meningkatkan Mutu Pembelajaran
DOI:
https://doi.org/10.58561/mindset.v2i2.101Keywords:
Implementasi Kurikulum, Peningkatan Mutu PembelajaranAbstract
Kurikulum 2013 menjanjikan lahirnya generasi penerus bangsa yang produktif, kreatif, inovatif dan berkarakter. Dengan kreativitas, anak-anak bangsa mampu berinovasi secara produktif untuk menjawab tantangan masa depan yang semakin rumit dan kompleks. Jenis penelitian yang dipakai di dalam penelitian ini adalah jenis penelitian kualitatif dengan pendekatan deskriptif melalui penelitian lapangan (field research).Lokasi penelitian di SMK Aku Cinta Indonesia yang beralamat di Jl. Raya Stadion 24 Tejoagung Metro Timur Kota Metro ,Provinsi Lampung. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui wawancara, observasi dan dokumentasi.Teknik Analisis data yang digunakan adalah model Miles & Huberman, data yang dikumpulkan dan sudah dicek keabsahannya lalu dianalisis dengan cara direduksi, disajikan lalu ditarik kesimpulan. Kesimpulan yang dalam penelitian ini adalah 1) Bahwa proses perencanaan pembelajaran PAI kelas X di SMK Aku Cinta Indonesia Kota Metro dilaksanakan dengan proses sebagai berikut: Mensosialisasikan Kurikulum 2013 kepada seluruh masyarakat sekolah sebagai dasar dan bekal dalam mencapai tujuan pendidikan, merumuskan pendidikan sebagai acuan pengembangan Kurikulum 20132. 2) Dalam proses Implementasi Kurikulum 2013 dalam Meningkatkan Mutu Pembelajaran PAI Siswa SMK Aku Cinta Indonesia Kota Metro, sebagian besar guru PAI sudah memahami dan mengerti kurikulum 2013 ini, sehingga KBM telah berjalan dengan baik, walaupun terkadang masih ada kendala. 3) Di samping ada dampak positif dari pelaksaan Kurikulum 2013 ini, tentunya masih ada juga sisi kendala yang harus dihadapi oleh SMK Aku Cinta Indonesia Kota Metro terutama bagi guru PAI dalam melaksanakan KBM di kelas. Persoalan guru dirasakan krusial karena apabila guru tidak siap mengimplementasikan kurikulum baru ini, maka kurikulum sebaik apa pun tidak akan membawa perubahan apa pun pada dunia pendidikan nasional. Sedangkan buku itu vital karena menjadi pegangan murid untuk belajar. Bagaimana mungkin murid dapat mempelajari apa yang dimaui oleh kurikulum baru bila tidak tersedia buku pelajaran.
References
Abdud majid dan Dian Andayani, Pendidikan Agama Islam Berbasis Kompetensi (Konsep dan Implementasi Kurikulum 2004), (Bandung : Remaja Rosda Karya, 2005)
Ahmad Ludjito, Pemikiran Al-Ghazali tentang Pendidikan, Pustaka Pelajar:Yogyakarta, cet.,ke-1,1998
Ali Mudofir, Aplikasi Pengembangan Kurikulum KTSP dan Bahan Ajar dalam Pendidikan Agama Islam, Rajawali Pers:Jakarta, cet.,ke-1,2011
E. Mulyasa, M.Pd, Pengembangan dan Implementasi Kurikulum 2013, PT.Remaja Rosda Karya:Bandung, cet., ke-4
Mohammad Ali,M.A.1992.Pengembanhan Kurikulum di Sekolah.Bandung:Sinar Baru.
Mulyoto, Strategi Pembelajaran di Era Kurikulum, 2013
Fadhilah. Muhammad, Implementasi Kurikulum 2013, AR-RUZ MEDIA:Yogyakarta, cet.,ke-1,2014
Eko Kosasih, Strategi Belajar dan Pembelajaran Implementasi Kurikulum2013, YRAMA WIDYA:Bandung, cet., ke-1
Imas Kurniasih, S,Pd, Berlin Sani, Implementasi Kurikulum 2013 Konsep dan Penerapan, Kata Pena:Jakarta,
Nana Syaodih Sukmadinata.2002.Pengembangan kurikulum teori dan praktek.Bandung: PT remaja rosdakarya.
Rusman M.Pd, Manajemen Kurikulum, Rajawali Pers:Jakarta, cet, ke2, 2009
Sandriana Ayu, Pengaruh Kurikulum 2013 Terhadap Peningkatan Belaja Siswa, cet., ke1
Suharsono, Dasar-dasar Kebijakan Publik, PT. Ombak:Yogyakarta,cet., ke-1Tafsir Al-qur’an Almisbah
Sugiyono, Metode Penelitian Pendidikan, Alfabeta, Bandung, cet., ke-16
Undang-undang SISDIKNAS No. 20 Th.2003, Sinar Grafika:Jakarta,cet.,ke 4, 2011
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2023 Dedi Lazwardi

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.