Analisis Interaksi Edukatif Dalam Proses Belajar Mengajar Terhadap Prestasi Belajar
DOI:
https://doi.org/10.58561/mindset.v2i1.73Keywords:
Interaksi Edukatif, Proses Belajar Mengajar, Prestasi BelajarAbstract
Kurang meningkatnya prestasi belajar siswa harus diteliti dan ditelaah untuk mencari faktor-faktor penyebabnya, sehingga dapat dicapai jalan keluar guna meningkatkan efektivitas proses belajar mengajar dan dapat tercapainya prestasi belajar siswa yang lebih optimal. Proses belajar mengajar di MA Ma`arif 04 Kalirejo Kecamatan Kalirejo Kabupaten Lampung Tengah telah diusahakan agar prestasi belajar siswa dapat meningkat dengan menerapkan interaksi edukatif dalam proses belajar mengajar akan tetapi hasilnya belum sesuai dengan yang diharapkan sehingga perlu diteliti faktor-faktor penyebabnya. Dari uraian latar belakang masalah dapat diketahui bahwa guru telah berusaha untuk membimbing siswa namun kurang berhasil, sehingga penulis dapat merumuskan penelitian ini sebagai berikut: “Bagaimana pengaruh interaksi edukatif dalam proses belajar mengajar terhadap prestasi belajar dalam siswa MA Ma`arif 04 Kalirejo Kecamatan Kalirejo Kabupaten Lampung Tengah ?.” Adapun hipotesis yang diajukan adalah Intersaksi edukatif proses belajar mengajar belum berpengaruh positif terhadap belajar siswa di MA Ma`arif 04 Kalirejo Kecamatan Kalirejo Kabupaten Lampung Tengah disebabkan oleh fasilitas belajar mengajar yang memadahi namun rendahnya usaha dari siswa untuk menguasai pelajaran, dan kurangya motivasi dari guru. Dari hasil observasi penulis menemukan bahwa guru telah berusaha mengarahkan siswa agar aktif dalam belajar namun prestasi siswa masih sebatas cukup dalam arti tidak memuaskan baik target pencapian kurikulum , lembaga maupun kemauan orang tua. Dari hasil penelitian, diperoleh fakta bahwa Interaksi belajar mengajar belum berpengaruh secara optimal terhadap prestasi belajar siswa hal ini disebabkan dalam proses interaksi edukatif itu kurang berusaha untuk membangkitkan semangat dan kreaktitas belajar siswa sehingga dalam kegiatan belajar mengajar, siswa kurang mampu mencurahkan mianat dan perhatiannya pada pelajaran yang dipelajarinya.
References
Amir Daien Indrakusuma, Pengantar Ilmu Pendidikan, Usaha Nasional, Surabaya, 1988
B. Suryo Subroto, Proses Belajar Mengajar di Sekolah, Rineka Cipta, Jakarta, 2002
Balnadi Sutadipura, Aneka Problema Keguruan, Angkasa, Bandung, 1984
Departemen Agama, Petunjuk Pelaksanaan Pendidikan Agama Islam, Jakarta, 1994
Departernen Pendidikan dan Kebudayaan, Buku Laporan Pendidikan, Jakarta, 1994
Dirjen Dikdasmen, Juklak Pendidikan Agama Islam Untuk SD, Jakarta, 1994
Hasbullah, Kapita Selekta Pendidikan Islam, Jakarta, 1996
Melly Sri Sulastri Rifa’i, Psikologi Perkembangan Remaja dan Aspek Sosiologis, Rajawali, Jakarta, 1991
Moh. Ali, Konsep dan Penerapan CBSA, Sarana Panca Karya, Bandung 1988
Muhibbin Syah, Psikologi Belajar, Rineka Cipta, Jakarta, 1999
Roestiyah N.K, Dedaktik Metodik, Bina Aksara, Jakarta, 1982,
Soebandijah, Pengembangan dan Inovasi Kurikulum, Rajawali, Jakarta, 1993
Soepartinah Pakasi, Anak dan Perkembangannya, Gramedia, Jakarta, 1987
Tayar Yusuf dan Syaiful Anwar, Metodologi Pengajaran Agama dan Bahasa Arab, Rajawali, Jakarta, 1999
Tayar Yusuf dan Yurnalis Etek, Keragaman Teknik Evaluasi, Ind Hillco, Jakarta, 1987
Tayar Yusuf, Metodik Khusus Pendidikan Agama, Al Ma’arif, Bandung, 1995,
Ws. Winkel, Psikologi Pendidikan dan Evaluasi Belajar, Gramedia, Jakarta, 1988
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2023 nurwahyudi nurwahyudi, sungkowo sungkowo

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.